Dinkes Seruyan Gelar Geber Prokes di Desa Pangke, Layani Deteksi Dini TBC hingga Penyakit Tidak Menular

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:16:31 WIB
Petugas kesehatan melayani pemeriksaan warga dalam kegiatan Geber Prokes di Desa Pangke, Kabupaten Seruyan.

SERUYAN — Layanan kesehatan yang diberikan mencakup SPMDes (Spesialis Masuk Desa), LAPOT TBC (Lacak Periksa Obati sampai Tuntas Tuberkulosis), serta LAPOT PTM (Lacak Periksa Obati sampai Terkendali Penyakit Tidak Menular). Ketiga program itu dijalankan langsung di Desa Pangke agar warga tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke fasilitas kesehatan perkotaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, dr. Riza Syahputra, M.A.P., menegaskan bahwa Geber Prokes bukan sekadar pemberian layanan pengobatan. Kegiatan ini juga mencakup deteksi dini, pemeriksaan, edukasi, hingga memastikan tindak lanjut sesuai kondisi kesehatan masing-masing warga.

"Kegiatan ini merupakan upaya kita untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Tidak hanya memberikan pelayanan, tetapi juga melakukan deteksi dini, pemeriksaan, edukasi, serta memastikan masyarakat mendapatkan tindak lanjut sesuai dengan kondisi kesehatannya," ujar Riza.

Mengapa Deteksi Dini TBC Jadi Prioritas di Desa Pangke

Penanganan tuberkulosis menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan ini. Riza menjelaskan bahwa kasus TBC perlu ditemukan sedini mungkin agar bisa diperiksa dan diobati sampai tuntas, sehingga tidak menular ke anggota keluarga atau tetangga di lingkungan padat.

"Untuk TBC, misalnya, kita ingin kasus dapat ditemukan lebih awal, diperiksa, dan diobati sampai tuntas. Begitu juga dengan penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes, yang perlu ditemukan dan dikendalikan agar tidak menimbulkan komplikasi," jelasnya.

Penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes sering tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Warga yang tidak pernah memeriksakan diri berisiko mengalami komplikasi serius, mulai dari stroke hingga gagal ginjal, sebelum menyadari kondisinya.

Peran Kader dan Pemerintah Desa dalam Gerak Bersama

Keberhasilan program kesehatan di wilayah pedesaan tidak bisa hanya bergantung pada tenaga kesehatan. Riza menekankan perlunya keterlibatan masyarakat, pemerintah desa, kader kesehatan, dan berbagai pihak lain agar program berjalan efektif.

"Gerak bersama ini memang harus dilakukan bersama-sama. Pemerintah hadir melalui pelayanan kesehatan, tetapi masyarakat juga memiliki peran penting dengan memanfaatkan layanan, mengikuti pemeriksaan, dan menerapkan pola hidup sehat," katanya.

Kader kesehatan di tingkat desa berperan sebagai penghubung antara warga dan fasilitas kesehatan. Mereka membantu mendata warga yang membutuhkan pemeriksaan, mengingatkan jadwal pengobatan, hingga memantau kondisi pasien yang sedang menjalani perawatan jangka panjang.

Harapan agar Program Berlanjut di Setiap Siklus Kehidupan

Dinkes Seruyan berharap Geber Prokes dapat terus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Program ini juga diarahkan untuk mendukung pencapaian target program prioritas kesehatan di tingkat kabupaten.

"Tujuan akhirnya adalah bagaimana masyarakat Seruyan dapat hidup lebih sehat. Upaya promotif dan preventif harus terus kita perkuat pada setiap siklus kehidupan, mulai dari pencegahan, deteksi dini, pengobatan, hingga pengendalian penyakit," pungkas Riza.

Pelaksanaan Geber Prokes di Desa Pangke menjadi bagian dari rangkaian kegiatan serupa yang menyasar desa-desa lain di Kabupaten Seruyan. Pendekatan yang sama diharapkan menjangkau lebih banyak warga yang selama ini terkendala jarak dan akses ke layanan kesehatan dasar.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: 1tulah.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top