Pencarian

Pemkab Gunung Mas Gelar Gerakan Pangan Murah di Kuala Kurun, 3 Ton Beras Premium Disubsidi

Jumat, 25 September 2026 • 07:23:32 WIB
Pemkab Gunung Mas Gelar Gerakan Pangan Murah di Kuala Kurun, 3 Ton Beras Premium Disubsidi
Warga mengantre membeli beras premium bersubsidi dalam Gerakan Pangan Murah di Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah di Kuala Kurun dengan menyediakan tiga ton beras premium bersubsidi dan sejumlah komoditas pangan lainnya. Beras premium tersebut dijual Rp70 ribu per sak kemasan lima kilogram, jauh lebih murah dibanding harga pasaran setempat yang mencapai Rp92 ribu per kemasan lima kg. Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama dengan Dinas Pertanian, Perum Bulog, dan instansi terkait lainnya untuk stabilisasi pasokan serta harga pangan di daerah itu.

KUALA KURUN — Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Gunung Mas Eigh Manto menyatakan harga komoditas yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah merupakan harga subsidi. Menurut dia, selisih harga dengan pasaran cukup signifikan sehingga meringankan warga dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

"Kalau di pasaran, harga beras premium saat ini sekitar Rp92 ribu per kemasan lima kg," kata Eigh Manto di Kuala Kurun.

Daftar Komoditas dan Harga di Gerakan Pangan Murah Kuala Kurun

Selain beras premium, DPKP Gunung Mas menyediakan beragam bahan pokok lain dengan harga bersubsidi. Berikut rincian komoditas yang tersedia:

  • Beras premium: Rp70 ribu per sak kemasan 5 kg (tersedia 3 ton)
  • Beras medium SPHP: Rp58 ribu per sak kemasan 5 kg (200 sak)
  • Gula pasir: Rp15 ribu per kg (500 kg)
  • Minyak goreng kemasan merek Sedap: Rp15 ribu per liter (300 liter)
  • Minyakita: Rp15 ribu per liter (480 liter)
  • Bawang merah dan bawang putih: Rp15 ribu per kemasan 0,5 kg (masing-masing 150 kg atau setara 300 kemasan)
  • Telur ayam ras: Rp50 ribu per tabak (357 tabak)
  • Ikan patin segar: Rp35 ribu per kg (100 kg)

Selisih Harga dengan Pasaran Capai Rp5 Ribu per Kilogram

Bawang merah dan bawang putih di pasaran Kuala Kurun dijual sekitar Rp20 ribu per 0,5 kg, sedangkan di GPM hanya Rp15 ribu. Gula pasir di pasaran sekitar Rp19 ribu per kg, namun di GPM cukup Rp15 ribu per kg.

Selisih harga itu membuat warga antusias mendatangi lokasi kegiatan. Sebelum acara dimulai, warga sudah ramai berdatangan dan mengantre untuk mendapatkan berbagai komoditas pangan bersubsidi tersebut.

Bagian dari Program Tumbun Bungai Mandiri

GPM di Kuala Kurun sejalan dengan program unggulan Bupati Gunung Mas Jaya S Monong dan Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, yakni Tumbun Bungai Mandiri. Program itu digagas sebagai wujud kemandirian pangan di daerah setempat.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan bersama Dinas Pertanian, Perum Bulog, dan instansi terkait lainnya. Kolaborasi itu bertujuan menjaga stabilisasi pasokan serta harga pangan di Gunung Mas.

Respons Camat Kurun dan Harapan Warga

Camat Kurun Rosalia menyambut baik pelaksanaan GPM karena dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat. Menurut dia, warga bisa memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

"Semoga ke depan GPM kembali dilaksanakan di wilayah Kecamatan Kurun," kata Rosalia.

Follow www.kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks