Pencarian

Pemkot Palangka Raya Siagakan 43 Rumah Oksigen 24 Jam untuk Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla

Jumat, 25 September 2026 • 16:46:01 WIB
Pemkot Palangka Raya Siagakan 43 Rumah Oksigen 24 Jam untuk Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla
Petugas kesehatan menyiagakan tabung oksigen di salah satu puskesmas di Palangka Raya.

PALANGKA RAYA — Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Riduan menyatakan puluhan titik layanan oksigen itu tersebar di 11 puskesmas, puskesmas pembantu, serta sejumlah kelurahan. Setiap lokasi dilengkapi tabung oksigen untuk pertolongan awal bagi warga yang mengalami sesak napas, batuk, atau pilek akibat paparan asap.

Sebagian besar titik memiliki dua tabung oksigen, sementara lokasi lain menyediakan satu tabung. Masyarakat dapat mengakses layanan tersebut tanpa dipungut biaya.

Tenaga Kesehatan Siaga Sepanjang Hari di Setiap Puskesmas

Dinas Kesehatan menempatkan tenaga kesehatan dari puskesmas sesuai wilayah kerja masing-masing agar pelayanan tidak terhenti. Pemkot Palangka Raya turut menggandeng Universitas Eka Harap dengan melibatkan mahasiswa tingkat akhir untuk memperkuat layanan di lapangan.

Riduan menuturkan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat selama kabut asap masih terjadi. "Warga yang mengalami sesak, batuk, atau pilek dapat memanfaatkan layanan tersebut sebagai pertolongan awal sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut atau dirujuk ke rumah sakit," katanya.

Program Dirancang Sejak Juli 2026, Pertimbangkan Lonjakan Kasus ISPA

Program Rumah Oksigen Palangka Raya telah dicanangkan sejak Juli 2026. Perencanaannya mempertimbangkan kondisi kabut asap serta pengalaman penanganan dampak karhutla pada tahun-tahun sebelumnya.

Peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi salah satu alasan pemerintah memperkuat akses layanan kesehatan bagi warga. Jumlah titik yang disiagakan kini mencapai 43 lokasi, tersebar merata di wilayah kota.

Layanan Darurat 112 untuk Lapor Karhutla dan Minta Bantuan Kesehatan

Selain menyediakan oksigen, Pemkot Palangka Raya mengingatkan masyarakat memanfaatkan layanan panggilan darurat 112. Nomor itu bisa digunakan untuk melaporkan kejadian karhutla maupun meminta bantuan kesehatan saat mengalami gangguan akibat paparan kabut asap.

Layanan 112 dapat diakses tanpa biaya. Tujuannya mempercepat penyampaian informasi kepada petugas agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

Warga yang membutuhkan pertolongan oksigen dapat langsung mendatangi titik terdekat di puskesmas atau kelurahan. Jika kondisi memburuk, petugas akan merujuk pasien ke rumah sakit untuk penanganan lanjutan.

Follow www.kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltengpedia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks