Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC-BPBD) Barito Selatan, Kalimantan Tengah, menemukan Parline atau Mama Supri (67) dan anaknya Utuh (40) yang hilang saat memagat rotan di Desa Talio, Kecamatan Karau Kuala. Keduanya ditemukan selamat pada Kamis (24/9) sekitar pukul 02.00 WIB di Danau Limut, sekitar lima kilometer dari lokasi awal hilang. Pencarian melibatkan BPBD, Disdamkarmat, kepolisian, dan warga setempat.
BUNTOK — Kepala BPBD Barito Selatan Agus In'Yulius menyatakan kedua korban dinyatakan hilang pada Rabu (23/9) sekitar pukul 19.00 WIB. Sebelumnya, Parline dan Utuh berangkat dari rumah sekitar pukul 11.00 WIB untuk mencari rotan.
Keluarga korban melapor ke BPBD setelah keduanya tak kunjung pulang hingga pukul 19.00 WIB. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Pemerintah Desa Talio.
Koordinasi Cepat dengan Keluarga dan Pemerintah Desa
BPBD Barito Selatan bergerak mengumpulkan informasi awal dari keluarga korban dan Pemerintah Desa Talio. Data yang dihimpun mencakup identitas, ciri-ciri korban, serta lokasi terakhir yang diperkirakan dilalui keduanya.
"Begitu mendapat informasi, kita juga langsung melakukan koordinasi dengan Disdamkarmat dan kepolisian untuk melakukan pencarian terhadap kedua korban," ujar Agus.
Pencarian difokuskan pada jalur yang biasa dilalui warga saat memagat rotan. Tim gabungan menyisir kawasan hutan dan sekitar desa berdasarkan informasi dari keluarga.
Ditemukan Selamat di Danau Limut Dini Hari
Tim bersama warga menemukan kedua korban pada Kamis (24/9) sekitar pukul 02.00 WIB. Lokasi penemuan berada di Danau Limut, sekitar lima kilometer dari titik awal keduanya dilaporkan hilang.
"Kedua korban ditemukan dalam keadaan selamat dan kedua korban langsung kita evakuasi atau dibawa kembali serta diserahkan kepada keluarganya untuk penanganan lebih lanjut," kata Agus.
Evakuasi dilakukan dini hari begitu posisi korban terkonfirmasi. Keduanya langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.
BPBD Apresiasi Peran Warga dalam Pencarian
Agus menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam operasi pencarian. Menurutnya, kolaborasi antara tim gabungan dan warga mempercepat proses evakuasi.
Desa Talio, Kecamatan Karau Kuala, dikenal sebagai salah satu wilayah di Barito Selatan yang warganya masih menggantungkan penghidupan dari hasil hutan, termasuk rotan. Aktivitas memagat rotan kerap dilakukan warga pada siang hari dengan jarak tempuh cukup jauh dari permukiman.