PULANG PISAU — Penyaluran bantuan dipusatkan di Kantor Desa Mintin, Kecamatan Kahayan Hilir, lalu berlanjut ke Stadion H.M. Sanusi dan Masjid Al-Jabir di Kecamatan Jabiren. Ketiga lokasi dipilih karena menjadi titik berkumpul warga yang paling terdampak kabut asap dan kehilangan akses pangan selama musim kemarau.
Apa Saja yang Disalurkan ke Warga
Pemprov Kalteng mengirim paket pangan, masker, vitamin, dan air bersih ke tiap titik penyaluran. Selain kebutuhan dasar itu, warga juga menerima akses program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) serta fasilitas pasar murah.
Kombinasi bantuan ini menyasar dua kebutuhan sekaligus: penanganan kesehatan jangka pendek akibat paparan asap, dan pemulihan daya beli warga yang terganggu selama karhutla berlangsung.
Sinergi Pemprov dan Pemkab Percepat Penanganan
Gubernur Agustiar Sabran menyatakan pemerintah akan terus hadir membantu masyarakat terdampak. Ia menyampaikan penanganan karhutla dilakukan secara terpadu bersama pemerintah kabupaten dan pihak terkait.
Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat penanganan serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Mengapa Pulang Pisau Jadi Prioritas
Kabupaten Pulang Pisau termasuk wilayah yang berulang kali dilanda karhutla setiap musim kemarau. Kondisi lahan gambut di sejumlah kecamatan membuat api sulit dipadamkan dan asap mudah menyebar ke permukiman.
Penyaluran bantuan di tiga kecamatan sekaligus menunjukkan skala dampak yang tidak terpusat di satu desa saja. Warga di Kahayan Hilir dan Jabiren sama-sama membutuhkan pasokan air bersih dan masker selama kualitas udara memburuk.
Langkah Lanjutan
Pemprov Kalteng belum merinci jadwal penyaluran bantuan berikutnya. Namun pernyataan gubernur mengindikasikan pendampingan akan berlanjut selama masa pemulihan pascakarhutla.
Warga yang belum terdata di tiga titik penyaluran diminta menunggu informasi dari pemerintah kabupaten setempat.