Pencarian

Influenza A Meningkat, Ini Cara Melindungi Bayi di Bawah 6 Bulan

Rabu, 30 September 2026 • 14:21:31 WIB
Influenza A Meningkat, Ini Cara Melindungi Bayi di Bawah 6 Bulan
Kasus influenza A di Indonesia meningkat dengan 42 persen menyerang anak usia 0-4 tahun.

KALIMANTAN TENGAH — Kasus influenza di Indonesia naik signifikan pada September 2026, dan 42 persen menyerang anak usia 0-4 tahun. Karena bayi di bawah 6 bulan belum bisa divaksin, ibu perlu tahu langkah perlindungan yang benar-benar terbukti.

Kementerian Kesehatan RI mencatat proporsi influenza melonjak dari 35 persen menjadi 46 persen pada minggu ke-36 surveilans penyakit pernapasan. Dari 185 spesimen yang diperiksa, 86 dinyatakan positif influenza.

Rinciannya: 76 kasus influenza A (H1N1Pdm09), 8 kasus A (H3N2), dan 2 kasus B (Victoria). Kelompok usia 0-4 tahun menyumbang 42 persen dari seluruh kasus terdeteksi.

Mengapa Bayi di Bawah 6 Bulan Paling Rentan

Vaksin influenza baru bisa diberikan saat bayi berusia 6 bulan ke atas. Artinya, bayi baru lahir sampai usia 5 bulan sepenuhnya bergantung pada perlindungan dari lingkungan sekitarnya.

IDAI mencatat dosis vaksin flu untuk anak usia 6-35 bulan adalah 0,25 mL, sedangkan anak di atas 3 tahun mendapat 0,5 mL. Untuk anak usia 8 tahun yang baru pertama kali divaksin, cukup satu dosis.

ASI Tetap Jadi Perlindungan Utama

Air susu ibu mengandung antibodi dan faktor peningkat kekebalan yang membantu melindungi bayi dari flu. Bayi yang disusui juga lebih kecil kemungkinannya terkena infeksi saluran pernapasan bawah yang parah dibandingkan bayi yang tidak disusui.

Penting dipahami: flu tidak menular melalui ASI. Virus influenza menyebar lewat percikan saluran pernapasan saat seseorang batuk, bersin, atau berbicara. Percikan itu juga bisa menempel di permukaan benda, lalu masuk ke tubuh saat tangan menyentuh mulut atau hidung.

Kalau ibu sedang flu dan terlalu lelah menyusui langsung, tetap sempatkan memerah ASI secara rutin agar bayi tidak kehilangan asupan. Cuci tangan dengan sabun sebelum memerah, dan ikuti panduan pembersihan pompa ASI yang benar.

Masker dan Vaksin untuk Orang Dewasa di Rumah

Ibu menyusui yang sedang sakit sebaiknya mengenakan masker saat berinteraksi dengan bayi. Masker membantu menahan percikan virus yang keluar saat bicara, batuk, atau bersin.

Semua anggota rumah tangga berusia 6 bulan ke atas sebaiknya mendapat vaksinasi flu tahunan, kecuali pada kondisi medis tertentu yang jarang terjadi. Vaksinasi orang dewasa di sekitar bayi menciptakan perlindungan tidak langsung bagi si kecil yang belum bisa divaksin.

Kebiasaan Harian yang Menekan Risiko Penularan

  • Hindari kontak erat dengan orang yang sedang sakit.
  • Tutup hidung dan mulut dengan tisu saat bersin atau batuk, lalu segera buang tisu.
  • Kenakan masker untuk mengurangi penyebaran virus saluran pernapasan.
  • Terapkan kebersihan tangan yang baik, terutama sebelum menyentuh bayi.
  • Disinfeksi permukaan benda yang sering disentuh.
  • Upayakan sirkulasi udara bersih: buka jendela, bersihkan udara dalam ruangan, atau berkegiatan di luar ruangan.

Kapan Harus ke Dokter

Segera konsultasi ke dokter jika bayi menunjukkan gejala influenza seperti demam, batuk, pilek, atau sulit bernapas. Bayi di bawah 6 bulan belum punya sistem imun yang matang, sehingga infeksi bisa berkembang cepat.

Jangan menunggu gejala memburuk. Deteksi dini membantu mencegah komplikasi seperti pneumonia atau infeksi saluran pernapasan bawah yang serius.

Langkah pencegahan sederhana di rumah, mulai dari menjaga kebersihan tangan hingga membatasi kontak dengan orang sakit, memberi perlindungan nyata bagi bayi yang belum bisa divaksin.

Follow www.kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: haibunda.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks