KALIMANTAN TENGAH — Pasangan ganda putri Indonesia, Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini, harus puas membawa pulang medali perak cabang padel Asian Games 2026 setelah kalah dua set langsung dari wakil Jepang, Saki Tsukamoto/Kae Takumoto. Kekalahan di Nagoya City Higashisu Sports Center itu tetap menambah koleksi medali Kontingen Merah Putih, yang juga mendapat perunggu dari pasangan Beatrice Gumulya/Novela Putria.
Fadona/Fitriani takluk dengan skor 3-6 dan 4-6 pada laga final yang digelar Sabtu (23/10/2026) sore WIB. Sepanjang pertandingan, pasangan Jepang tampil lebih solid dalam menjaga ritme reli panjang.
Beatrice/Novela Tutup Perebutan Tempat Ketiga dengan Kemenangan Telak
Medali perunggu Indonesia dipastikan lewat pasangan Beatrice Gumulya/Novela Putria. Di partai perebutan tempat ketiga, Beatrice/Novela menang dua gim langsung atas Danna Abad/Joshea Malazarte dengan skor identik 6-0 dan 6-0.
Kemenangan tanpa kehilangan gim itu menjadi salah satu penampilan paling dominan Indonesia di cabang padel pada ajang ini.
Indonesia Belum Tambah Emas, Sepaktakraw dan Voli Pantai Sudah Sumbang Perak
Tambahan perak dan perunggu dari padel menegaskan tren yang sama sepanjang hari ini: Indonesia belum mampu membuka keran emas. Sebelumnya, sepaktakraw dan voli pantai lebih dulu menyumbang medali perak untuk Kontingen Merah Putih.
Dengan hasil tersebut, Indonesia kini mengumpulkan 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Posisi Indonesia berada di peringkat ke-15 klasemen medali Asian Games 2026.
Peluang Emas Masih Terbuka dari Panjat Tebing
Harapan menambah emas masih menyala dari cabang panjat tebing. Sukma Lintang Cahyani dan Ala Ariella Tsany masih berjuang di nomor lead putri.
Di nomor lead putra, Raviandi Ramadhan dan Putra Tri Ramadan juga masih bersaing. Kedua nomor itu menjadi tumpuan Indonesia untuk memperbaiki posisi di klasemen medali.
Cabang padel sendiri baru kali ini dipertandingkan di Asian Games, sehingga perak dan perunggu yang diraih Indonesia tercatat sebagai capaian pertama di ajang tersebut.