Pencarian

BGA Group Latih 39 Petani Hortikultura di Cempaga Hulu, Kenalkan Traktor hingga Pupuk Organik

Minggu, 04 Oktober 2026 • 09:17:31 WIB
BGA Group Latih 39 Petani Hortikultura di Cempaga Hulu, Kenalkan Traktor hingga Pupuk Organik
Peserta pelatihan hortikultura BGA Group bersama Dinas Pertanian Kabupaten Kotim mengikuti materi di Kecamatan Cempaga Hulu.

SAMPIT — Sebanyak 39 peserta mengikuti pelatihan yang digelar BGA Group bersama Dinas Pertanian Kabupaten Kotim. Materi disusun mulai dari aspek legalitas, kompetensi teknis, hingga pengembangan produksi agar petani bisa bertransformasi menjadi petani modern. Peserta datang dari tiga desa di Kecamatan Cempaga Hulu yang selama ini menggarap lahan sayuran.

CSR Region 3 & 4 BGA Group, Khairul Amri, menyatakan pihaknya berkomitmen mendampingi masyarakat sekitar operasional perusahaan. Pendampingan tidak berhenti di satu kali pelatihan, tetapi mencakup penguatan kelembagaan kelompok tani hingga akses produksi.

Traktor Dinas Pertanian untuk Percepat Pembukaan Lahan

Dalam sesi praktik, BGA menghadirkan praktisi ahli yang mengedukasi peserta soal mekanisasi pertanian. Salah satu alat yang diperkenalkan adalah traktor dari Dinas Pertanian Kabupaten Kotim. Mesin itu dipakai untuk mempercepat pembukaan lahan dan proses tanam.

Bagi petani sayuran di Cempaga Hulu, penggunaan traktor memangkas waktu kerja yang biasanya menyita tenaga. Proses olah lahan yang semula manual bisa diringkas sehingga jadwal tanam berikutnya lebih cepat dimulai.

Tekan Biaya Produksi lewat Pupuk Cair dari Kotoran Sapi

Materi lain yang diajarkan adalah cara menekan biaya produksi melalui pembuatan pupuk cair organik. Bahan bakunya diambil dari kotoran sapi dan material organik murah lainnya. Meski berbahan sederhana, pupuk ini disebut tetap mampu menghasilkan kualitas panen yang kompetitif.

Pendekatan itu relevan bagi petani hortikultura yang selama ini bergantung pada pupuk bersubsidi. Dengan memanfaatkan bahan baku di sekitar kandang dan pekarangan, pengeluaran untuk pemupukan bisa ditekan tanpa mengorbankan hasil panen.

Harapan Petani: Pendampingan Lanjut Bersama Penyuluh Lapangan

Pengurus kelompok tani sekaligus perwakilan peserta, Suwandi, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai ilmu baru yang didapat sangat membantu petani sayuran meningkatkan skala ekonomi mereka.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami petani sayuran di kalangan bawah. Kami berharap pendampingan terus berlanjut di lapangan bersama petugas penyuluh lapangan (PPL)," kata Suwandi.

Suwandi optimistis pendampingan ini dapat membantu petani lokal di Kecamatan Cempaga Hulu naik kelas. Harapan itu sejalan dengan tujuan program yang menyasar peningkatan kompetensi petani non-sawit di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Follow www.kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritasampit.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks