Pencarian

Bara Api di Gambut Palangka Raya Sedalam 12 Meter Hambat Pemadaman Karhutla, Polresta Siagakan Personel 24 Jam

Rabu, 07 Oktober 2026 • 06:47:31 WIB
Bara Api di Gambut Palangka Raya Sedalam 12 Meter Hambat Pemadaman Karhutla, Polresta Siagakan Personel 24 Jam
Kapolresta Palangka Raya menyatakan jajaran kepolisian bersama Polda Kalimantan Tengah bersiaga penuh menangani karhutla di wilayah tersebut.

PALANGKA RAYA — Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol. Andiyatna menyatakan pihaknya bersama Polda Kalimantan Tengah bersiaga penuh menangani karhutla di wilayah tersebut. Api di permukaan bukan satu-satunya persoalan yang dihadapi petugas di lapangan.

Karakteristik tanah di Palangka Raya didominasi gambut dengan kedalaman minimal 4 meter, bahkan mencapai 12 meter di sejumlah lokasi. Kondisi itu membuat bara tetap menyala di bawah permukaan meski titik api di atas sudah berhasil dipadamkan.

Bara di Bawah Gambut Jadi Sumber Asap Tebal

Andiyatna menjelaskan bahwa bara yang tersembunyi di lapisan gambut menjadi penyebab utama munculnya asap tebal di wilayah terdampak. Pemadaman di permukaan tidak cukup untuk menghentikan sumber asap.

"Artinya, walau pun titik api (di atas) sudah padam, namun di bawah gambut masih banyak bara-bara api yang justru di situlah menimbulkan asap tebal," kata Andiyatna di kantor BOBD Palangka Raya, Selasa, 6 Oktober 2026.

Untuk menjangkau bara di kedalaman gambut, petugas membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar. Polisi bersama instansi terkait telah membuat sumur bor di beberapa lokasi, tetapi tidak semua titik memiliki sumber air yang memadai.

Sumur Bor Terkendala di Sejumlah Titik

Keterbatasan sumber air menjadi salah satu hambatan yang diakui langsung oleh jajaran kepolisian. Upaya pemadaman dan pembasahan lahan gambut bergantung pada ketersediaan air di lokasi.

"Itu juga salah satu kendala kita, dan kita akan tetap bersinergi dengan BPBD dengab TNI, kita akan terus berjibaku untuk penanganan karhuta," tambahnya.

Aparat gabungan mengoptimalkan penanganan di sejumlah lokasi rawan agar jumlah titik api dan dampak kabut asap dapat terus ditekan. Sinergi lintas instansi dinilai penting karena pemadaman gambut tidak bisa ditangani satu pihak saja.

Polisi Buka Jalur Laporan Warga dan CCTV

Polresta Palangka Raya membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi soal dugaan pembakaran lahan secara sengaja. Warga yang menemukan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian diminta segera melapor.

"Apabila mungkin ada CCTV disekitar, segera menghubungi (call center) 110 atau pun bisa datang ke Polsek terdekat," pungkasnya.

Laporan dari warga dibutuhkan untuk mempercepat penelusuran penyebab kebakaran, terutama di area yang sulit dijangkau petugas. Personel kepolisian tetap bersiaga 24 jam selama penanganan karhutla berlangsung.

Follow www.kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritasampit.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks