Segway MAX G3 Plus Resmi Meluncur, Baterai 717 Wh dan Klaim Jarak Tempuh Lebih Jujur

Penulis: Surya Dinata  •  Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:58:01 WIB
Segway MAX G3 Plus resmi diluncurkan dengan baterai 717 Wh dan klaim jarak tempuh hingga 90 kilometer dalam mode daya rendah.

KALIMANTAN TENGAH — Segway resmi mengumumkan kehadiran MAX G3 Plus sebagai penerus lini skuter komuter premium MAX series. Pembaruan paling signifikan ada pada paket baterai 717 Wh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 90 kilometer dalam mode daya rendah. Kecepatan puncaknya tetap dipertahankan di angka 45 km/jam dengan output motor maksimal 2.200 watt.

Peluncuran ini menarik karena Segway sekaligus mengubah cara mereka mengukur jarak tempuh. Alih-alih menghitung hingga baterai benar-benar habis total, standar baru mengukur jarak hingga skuter tidak mampu mempertahankan 60 persen kecepatan maksimum dari mode berkendara yang dipilih. Perusahaan menyebut metode ini memberikan estimasi yang lebih dekat dengan kondisi nyata di jalan.

Metode Ukur Jarak Tempuh yang Lebih Realistis

Menurut Segway, pengukuran konvensional sering kali menyesatkan karena kecepatan skuter turun drastis saat tegangan baterai melemah di penghujung daya. Dengan standar anyar ini, angka yang terpampang di brosur diharapkan lebih mencerminkan kemampuan skuter saat dipakai harian.

Menariknya, meski secara resmi MAX G3 Plus hanya unggul enam mil dari pendahulunya MAX G3, Segway mengklaim selisih sebenarnya mencapai 12 mil jika kedua model diukur dengan standar yang sama. Ini menunjukkan peningkatan efisiensi yang cukup substansial dari generasi sebelumnya.

Fitur Keselamatan Baru dan Sistem Rem Kombinasi

Dari sisi keselamatan, Segway menambahkan lampu sein belakang khusus yang sebelumnya hanya ada di stang. Tuas rem juga didesain ulang dan posisi reflektor dioptimalkan untuk visibilitas lebih baik saat berkendara di malam hari.

Skuter ini juga mengusung Intelligent Combined Braking System (ICBS) yang memadukan rem regeneratif dengan rem cakram mekanis. Sistem ini tidak hanya memperpendek jarak pengereman tetapi juga mengisi ulang baterai sekaligus mengurangi keausan kampas rem.

Spek Pendukung: Suspensi Hidrolik Ganda hingga FlashCharge

Untuk urusan kenyamanan, MAX G3 Plus dibekali suspensi hidrolik ganda dengan redaman belakang yang bisa disetel. Ban 11 inci berteknologi self-sealing juga disematkan untuk menahan kebocoran akibat benda tajam di jalan.

  • Traction control dan rem anti-lock braking (ABS) sebagai standar
  • Layar TFT 2,4 inci dengan fitur navigasi
  • Kompatibel dengan Apple Find My untuk pelacakan lokasi
  • Lampu otomatis dengan fitur high beam dan low beam
  • Teknologi FlashCharge: pengisian penuh 4 jam, atau 3 jam dengan kabel ganda

Bobot skuter ini mencapai 25,2 kg, angka yang wajar untuk kelas performa tinggi dengan baterai sebesar ini. Kapasitas muat maksimalnya 286 pon atau sekitar 130 kg, cukup untuk berbagai postur pengendara.

Harga dan Ketersediaan di AS

MAX G3 Plus sudah bisa dipesan di Amerika Serikat dengan harga perkenalan US$ 1.149,99 atau sekitar Rp 18,4 juta (estimasi kurs Rp 16.000). Setelah periode itu, harga normalnya naik ke US$ 1.499,99. Pengiriman dijadwalkan mulai 25 Agustus melalui toko online Segway serta jaringan ritel seperti Best Buy dan Amazon.

Keputusan Segway merombak metode pengukuran jarak tempuh layak diapresiasi. Selama ini, klaim jarak tempuh skuter listrik kerap diukur dalam kondisi paling ideal yang jarang ditemui pengguna sehari-hari. Jika pabrikan lain mengikuti langkah serupa, konsumen akan lebih mudah membandingkan produk dan tahu pasti apakah skuter tersebut sanggup menjalani rute komuter harian mereka.

Catatan penting: angka jarak tempuh maksimum tetap diukur dalam mode daya terendah, sementara mayoritas pengendara justru memakai mode tertinggi. Artinya, jarak tempuh riil di lapangan hampir pasti lebih pendek dari klaim resmi. Segway sendiri belum merinci jarak tempuh untuk masing-masing mode berkendara, sesuatu yang sebaiknya segera dilengkapi agar konsumen punya gambaran lebih utuh.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top