Pencarian

Telkom Tanam 20.000 Bibit Mangrove di Jepara dan Manggarai Barat, Targetkan 179 Ribu Pohon Hingga 2026

Minggu, 09 Agustus 2026 • 09:48:01 WIB
Telkom Tanam 20.000 Bibit Mangrove di Jepara dan Manggarai Barat, Targetkan 179 Ribu Pohon Hingga 2026
Telkom menanam 10.000 bibit mangrove di Desa Kedungmalang, Jepara, untuk merehabilitasi kawasan pesisir yang terdampak abrasi.

KALIMANTAN TENGAH — Langkah ini bukan sekadar seremoni. Di Desa Kedungmalang, Kabupaten Jepara, sebanyak 10.000 bibit ditanam untuk merehabilitasi kawasan pesisir yang tergerus abrasi. Mangrove berfungsi sebagai pelindung alami garis pantai sekaligus menyerap emisi karbon—dua kebutuhan yang mendesak bagi wilayah pesisir utara Jawa yang rawan intrusi air laut.

Di sisi lain, 10.000 bibit lainnya ditanam di Desa Golo Sepang, Manggarai Barat, NTT. Lokasi ini dipilih karena berada di sekitar wilayah operasional infrastruktur digital TelkomGroup. Di tempat yang sama, perusahaan juga mengaktifkan Rumah Edukasi Mangrove yang difungsikan sebagai pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Bukan Sekadar Menanam, Ada Edukasi dan Pemberdayaan

Telkom tidak bergerak sendiri. Aksi penanaman melibatkan relawan dari holding company, Telkom Regional III, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia), dan PT Telkom Akses—berkolaborasi dengan warga serta pemerintah setempat. Di Manggarai Barat, Rumah Edukasi Mangrove menjadi ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto menegaskan bahwa kehadiran perusahaan di suatu wilayah harus memberi nilai tambah nyata.

"Di Telkom Regional III, kami memandang bahwa setiap aktivitas operasional harus memberikan nilai tambah bagi wilayah tempat kami hadir. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan sebagai bagian dari tanggung jawab kami terhadap lingkungan," ujarnya.

Keberlanjutan Tumbuh Bersama Teknologi

Program ini merupakan implementasi dari inisiatif GoZero% – Sustainability Action by Telkom Indonesia, khususnya pilar Save Our Planet yang fokus pada mitigasi perubahan iklim. VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menekankan bahwa komitmen lingkungan berjalan paralel dengan pembangunan infrastruktur digital.

"Kami percaya bahwa keberlanjutan harus tumbuh bersama kemajuan teknologi. Karena itu, TelkomGroup tidak hanya membangun konektivitas digital, tetapi juga peduli terhadap kondisi alam, menjaga ekosistem dan memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional agar manfaat yang dihadirkan dapat dirasakan secara berkelanjutan," kata Gunawan.

Bagi warga pesisir, keberadaan mangrove berarti perlindungan dari gelombang pasang dan abrasi. Bagi Telkom, ini adalah investasi jangka panjang untuk menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar aset infrastruktur strategis mereka—sekaligus menjawab tuntutan investor dan regulator akan praktik bisnis yang ramah lingkungan.

Dengan total 179.150 bibit yang ditargetkan rampung pada 2026, Telkom ingin menunjukkan bahwa perusahaan telekomunikasi pelat merah tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga berkontribusi pada target pembangunan rendah karbon nasional. Sisanya akan dieksekusi secara bertahap di berbagai kawasan pesisir Indonesia hingga akhir periode program.

Follow www.kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kilasjatim.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks