SMSI Kalteng dan Diskominfosantik Perkuat Sinergi Informasi Publik, Siapkan News Room Jaga Desa untuk Transparansi Pemerintahan Desa

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 21:35:31 WIB
SMSI Kalteng dan Diskominfosantik Kalteng berkoordinasi memperkuat sinergi informasi publik di Palangka Raya, Kamis (6/8/2026).

PALANGKA RAYA — Langkah strategis penyebarluasan informasi publik di Kalimantan Tengah memasuki babak baru. Ketua SMSI Kalteng Akhiruddin bersama Sekretaris Aris Kurnia Hikmawan dan jajaran pengurus melakukan audiensi dengan Kepala Diskominfosantik Provinsi Kalteng, Hj. Adiah Chandra Sari, SH, MH, di kantornya, Kamis (6/8/2026). Pertemuan ini menjadi titik tolak kolaborasi yang lebih luas antara organisasi perusahaan media dan pemerintah daerah.

Dalam pertemuan tersebut, SMSI memaparkan dua agenda besar: persiapan Pelantikan Serentak Pengurus SMSI se-Kalimantan Tengah serta pembentukan Pokja News Room Jaga Desa. Program terakhir disebut-sebut menjadi prioritas karena menyasar langsung transparansi tata kelola di tingkat desa.

Media sebagai Jembatan Informasi Pembangunan

Adiah Chandra Sari menegaskan bahwa perusahaan media yang bernaung di bawah SMSI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah. Menurutnya, publikasi yang baik menentukan keberhasilan sebuah program pembangunan.

"Keberhasilan program pemerintah tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaannya, tetapi juga bagaimana informasi tersebut dipahami masyarakat. Publikasi yang baik membuat masyarakat mengetahui manfaat, mekanisme, hingga sasaran setiap program," ujarnya di hadapan rombongan SMSI.

Di tengah derasnya arus informasi digital, Kadis menekankan pentingnya menjaga ruang digital tetap sehat dan independen. Ia menilai komitmen SMSI terhadap profesionalisme dan etika jurnalistik sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan keterbukaan informasi di Kalimantan Tengah.

News Room Jaga Desa: Mengawal Dana Desa dari Pinggir

Ketua SMSI Kalteng Akhiruddin menjelaskan, News Room Jaga Desa bukan sekadar program seremonial. Inisiatif ini merupakan implementasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) yang digagas Kejaksaan Agung RI melalui JAM Intel, bekerja sama dengan SMSI dan ABPEDNAS.

"Melalui News Room Jaga Desa, kami ingin menghadirkan informasi pembangunan yang akurat hingga ke desa sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, media, dan pemerintah desa agar masyarakat ikut mengawal pembangunan secara aktif," jelas Akhiruddin.

Program ini dirancang untuk memperkuat transparansi pemerintahan desa, meningkatkan literasi masyarakat, mendukung ketahanan pangan, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka. Dengan melibatkan aparat penegak hukum, program ini juga menjadi garda depan pencegahan penyalahgunaan anggaran di level akar rumput.

Sinergi Menuju Pelantikan Serentak

Akhiruddin berharap dukungan penuh dari Diskominfosantik Kalteng, tidak hanya untuk kesuksesan pelantikan serentak nanti, tetapi juga untuk keberlanjutan program-program kolaboratif lainnya. Ia menegaskan kesiapan SMSI menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan informasi yang akurat dan mendidik.

"SMSI siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan informasi yang akurat, mendidik, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkasnya.

Ke depan, kerja sama ini diharapkan mampu menjadi model sinergi antara pers dan pemerintah dalam membangun kepercayaan publik, sekaligus menangkal hoaks dan disinformasi yang kerap mengganggu stabilitas daerah.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: tintaborneo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top