PALANGKA RAYA — Sebanyak 11 cabang olahraga dan seni dipertandingkan dalam PORSENI KKD Dusmala Tebama 2026 yang berlangsung 1-8 Agustus di Sekretariat Jalan Kenari II Nomor 34A. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pelestarian budaya Dayak di tengah perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ketua Panitia Pelaksana, Brata Jaya, menyebut total anggaran kegiatan mencapai Rp 94 juta. Namun, kontribusi dari Bantai se-Kota Palangka Raya, donatur, dan simpatisan justru berhasil mengumpulkan dana lebih besar, yakni Rp 110,9 juta.
Bukan Sekadar Rebut Piala, Tapi Merawat Pangasunggu-Pamanalu
Ketua KKD Dusmala Tebama, Bias Layar, menegaskan bahwa esensi PORSENI bukanlah mengejar gelar juara. Kegiatan ini justru menjadi momentum memperkuat ikatan kekeluargaan yang dalam tradisi Dayak disebut Pangasunggu-Pamanalu.
"PORSENI bukan mencari kemenangan, trofi ataupun piala, tetapi mempererat tali kekeluargaan. Kami di Dusmala bukan sekadar warga, tetapi keluarga. Itulah makna Kerukunan Keluarga Dayak Dusmala Tebama," ujarnya saat membuka acara.
Vokal Solo hingga Stand-Up Comedy Berbahasa Dusmala
Beragam cabang perlombaan dihadirkan untuk mengakomodasi minat warga dari berbagai kalangan usia. Cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi menembak, catur, remi, domino, biliar, hingga bola voli campuran.
Sementara untuk kategori seni, panitia menyiapkan lomba vokal solo berbahasa Dusmala Tebama, tanuhui cerita, nyama unik, hingga Surah Kisuh atau stand-up comedy yang menggunakan bahasa daerah setempat.
Komitmen Sosial Tanpa Memandang Suku
Bias Layar yang resmi menjabat sebagai Anggota Komisi XIII DPR RI melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) pada Januari 2026, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya kini semakin terbuka untuk pelayanan sosial. Bantuan seperti ambulans untuk warga sakit hingga dukungan bagi keluarga berduka tidak hanya diperuntukkan bagi warga Dayak.
"Kalau ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, baik warga Banjar, Bakumpai, Ngaju, Jawa, Madura maupun suku lainnya, silakan menghubungi kami. Selama kami mampu, kami siap membantu," tegasnya.
Meski masa kepemimpinannya akan segera berakhir, Bias Layar berkomitmen tetap mendampingi pengurus berikutnya. Ia menegaskan dukungannya bukan untuk menjatuhkan, melainkan mendorong organisasi semakin maju dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Dusmala Tebama di Kalimantan Tengah.