PALANGKA RAYA — Arus penjaminan kredit perumahan nasional menunjukkan tren ekspansif di tengah gencarnya pemerintah mendorong kepemilikan rumah. Hingga paruh pertama 2026, Jamkrindo mencatatkan realisasi penjaminan sebesar Rp50,34 triliun, dengan rincian penjaminan FLPP mencapai Rp42,80 triliun yang dinikmati 281.327 debitur, dan Kredit Program Perumahan senilai Rp7,54 triliun untuk 48.862 debitur.
Angka tersebut merefleksikan peran aktif perusahaan penjaminan dalam rantai distribusi pembiayaan hunian. Bagi calon pembeli rumah di daerah seperti Kalimantan Tengah, skema ini menjadi pintu masuk untuk mendapatkan kredit pemilikan rumah dengan skema yang lebih ringan.
Sinergi di Danantara Housing Expo 2026
Komitmen tersebut diperkuat melalui partisipasi Jamkrindo dalam ajang Danantara Housing Expo 2026 yang digelar pada 27–30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK, Jakarta. Pameran ini dirancang sebagai ekosistem terpadu yang mempertemukan pengembang, perbankan, dan calon konsumen dalam satu lokasi.
Lebih dari 200.000 unit hunian ditawarkan dalam pameran tersebut. Pengunjung dapat melakukan simulasi pembiayaan, berkonsultasi langsung mengenai legalitas proyek, hingga memesan unit secara langsung.
Jaminan Kredit Jadi Kunci Akses Rumah Rakyat
Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Akhmad Albaasithu, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi faktor krusial dalam memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan perusahaan penjaminan menentukan keberhasilan program strategis nasional.
"Jamkrindo berkomitmen mendukung Program 3 Juta Rumah melalui layanan penjaminan pembiayaan perumahan. Sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan perusahaan penjaminan menjadi kunci untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau," ujar Akhmad Albaasithu dalam keterangan resminya.
Kehadiran lembaga penjamin seperti Jamkrindo dinilai vital untuk mereduksi risiko kredit macet di sisi perbankan. Dengan begitu, bank lebih leluasa menyalurkan kredit kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini kerap terkendala persyaratan agunan.
Ekosistem Digital dan Fasilitas Pameran
Untuk menjangkau calon pembeli di luar Jakarta, panitia menyediakan platform daring melalui DanantaraHousingExpo.id. Situs ini memuat informasi proyek, spesifikasi unit, kisaran harga, hingga formulir penyampaian minat pembelian secara elektronik.
Selain area pameran hunian, gelaran ini juga menghadirkan zona home living dan sesi edukatif seputar tata kelola serta kepemilikan properti. Seluruh transaksi yang terjadi tetap mengacu pada perjanjian para pihak serta ketentuan bank penyedia pembiayaan yang berlaku.
Dengan semangat "Melayani Sepenuh Hati", Jamkrindo yang tergabung dalam Holding Indonesia Financial Group (IFG) ini terus memperluas portofolio penjaminan non-program. Produk-produk seperti bank garansi, surety bond, hingga supply chain financing tetap menjadi lini bisnis andalan di luar sektor perumahan.