Pencarian

Test Drive Toyota Prius PHEV 2027: Jarak Tempuh Listrik 45 Km, Boros Tenaga untuk Ukuran Irit

Jumat, 07 Agustus 2026 • 05:35:01 WIB
Test Drive Toyota Prius PHEV 2027: Jarak Tempuh Listrik 45 Km, Boros Tenaga untuk Ukuran Irit
Toyota Prius PHEV 2027 menjalani pengujian langsung di Amerika Serikat dengan total tenaga 220 dk dari mesin 2.0-liter dan dua motor listrik.

KALIMANTAN TENGAH — Pengujian langsung terhadap Toyota Prius PHEV 2027 di Amerika Serikat mengungkap fakta menarik: mobil hybrid plug-in ini justru menyenangkan untuk dikendarai, sebuah kualitas yang jarang dimiliki mobil irit. Berbekal mesin 2.0-liter empat silinder yang dipadukan dua motor listrik, total tenaga yang dihasilkan mencapai 220 dk—lebih besar dari Mazda 3 basis, Honda Civic Si, atau Subaru Impreza.

Angka tersebut terbilang impresif untuk sebuah mobil yang fokus utamanya adalah efisiensi. Dalam pengujian 0-60 mph (0-96 km/jam), Prius PHEV mencatat waktu 6,7 detik. Namun perlu dicatat, mode listrik murni membutuhkan waktu lebih lama, yakni 11,2 detik untuk mencapai kecepatan yang sama.

Jarak Tempuh Listrik Hingga 72 Kilometer dan Konsumsi BBM 20,8 Km/Liter

Baterai lithium-ion 11-kWh yang ditanam di bawah lantai kabin memberikan jangkauan listrik murni hingga 45 mil atau sekitar 72 kilometer versi EPA. Dalam pengujian nyata di jalan tol dengan kecepatan konstan 120 km/jam, mobil ini mampu menempuh 33 mil (53 km) sebelum mesin bensin mulai bekerja.

Untuk pengisian daya, pemilik membutuhkan waktu sekitar empat jam menggunakan colokan 240-volt. Menariknya, varian tertinggi XSE Premium dilengkapi panel surya di atap yang tidak hanya mengisi baterai saat mobil diparkir, tetapi juga menyuplai listrik ke sistem AC saat berkendara. Fitur ini tidak tersedia pada varian SE dan XSE.

Hasil pengujian konsumsi bahan bakar mencatat angka 49 mpg (20,8 km/liter) dalam mode hybrid dan 101 MPGe dalam mode listrik. Angka ini sedikit di bawah perkiraan EPA yang menyebut varian SE mampu mencapai 53 mpg kota dan 51 mpg jalan tol.

Desain Ramping Berbanding Lurus dengan Ruang Kepala yang Terbatas

Garis atap yang sporty memberikan tampilan yang jauh lebih menarik dibandingkan generasi pendahulunya yang dikenal dengan desain khas "bebek jelek". Namun, konsekuensinya jelas terasa di kabin: ruang kepala untuk pengemudi dengan tinggi di atas 180 cm terasa sempit, baik di baris pertama maupun kedua.

Kursi belakang tetap nyaman untuk diduduki, tetapi penumpang dengan postur tinggi akan merasakan langit-langit yang rendah. Sementara itu, klaster instrumen digital di depan pengemudi sedikit terhalang oleh setir, sebuah detail ergonomis yang kurang ideal. Layar infotainment berukuran besar di tengah dasbor menjadi pusat kendali berbagai fitur.

Varian Nightshade Jadi Pilihan Menarik, Harga Mulai dari Rp 700 Jutaan

Untuk pasar Amerika Serikat, Toyota menawarkan Prius PHEV dalam beberapa level trim: SE, XSE, Nightshade, dan XSE Premium. Paket Nightshade direkomendasikan sebagai pilihan tepat untuk menambah kesan eksklusif dengan biaya tambahan yang masih masuk akal.

Pembaruan untuk tahun 2027 mencakup penambahan sistem AC dual-zone pada semua varian dan warna baru "Ink" yang menggantikan warna hitam standar. Sayangnya, Toyota belum mengumumkan rencana membawa Prius PHEV ke Indonesia, mengingat pasar domestik lebih fokus pada model hybrid non-plug-in seperti Kijang Innova Zenix dan Yaris Cross.

Bagi konsumen yang menginginkan efisiensi serupa tetapi tidak memiliki akses pengisian daya di rumah, Toyota menyarankan mempertimbangkan Prius hybrid standar yang tidak memerlukan colokan listrik sama sekali. Performa dan konsumsi bahan bakarnya tetap kompetitif, dengan harga yang lebih terjangkau.

Follow www.kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: caranddriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks