Pencarian

Ruang Laktasi di Kantor: Dukungan Nyata untuk Ibu Bekerja Menyusui Eksklusif

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 07:19:31 WIB
Ruang Laktasi di Kantor: Dukungan Nyata untuk Ibu Bekerja Menyusui Eksklusif
Christiana Windarsih, Human Capital General Manager Alfamidi, menunjukkan fasilitas ruang laktasi di kantor pusat perusahaan di Jakarta.

KALIMANTAN TENGAH — Bagi ibu bekerja, perjuangan memberikan ASI eksklusif seringkali terasa berat. Ruang menyusui yang sempit, kotor, atau bahkan tidak ada sama sekali kerap menjadi penghalang. Padahal, dukungan lingkungan kerja sangat menentukan keberhasilan ibu dalam memberikan nutrisi terbaik untuk buah hati di sela-sela kesibukan kantor.

Salah satu perusahaan yang kini serius mendukung hal ini adalah PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi). Mereka resmi menyediakan ruang laktasi yang nyaman di kantor pusat dan 10 kantor cabang. Fasilitas ini menjadi bukti nyata bahwa produktivitas kerja dan peran seorang ibu bisa berjalan beriringan.

Fasilitas Lengkap untuk Kebutuhan Ibu Menyusui

Ruang laktasi yang disediakan Alfamidi bukan sekadar ruangan kosong. Di dalamnya, ibu bekerja sudah bisa menemukan berbagai fasilitas penting yang menunjang kenyamanan. Mulai dari kursi yang ergonomis, lemari pendingin khusus untuk menyimpan ASI perah (ASIP), hingga wastafel yang memudahkan ibu membersihkan perlengkapan menyusui.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menghilangkan kekhawatiran ibu tentang kebersihan dan keamanan ASI. Dengan begitu, ibu bisa fokus memerah ASI dengan tenang selama jam kerja. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang ramah keluarga dan inklusif.

Mengapa Dukungan Kantor Itu Penting?

Human Capital General Manager Alfamidi, Christiana Windarsih, menegaskan bahwa penyediaan ruang laktasi adalah bentuk komitmen perusahaan pada prinsip Diversity, Equity, dan Inclusion (DEI). Perusahaan percaya bahwa karyawan perempuan bisa berkarier optimal tanpa harus mengesampingkan peran pentingnya sebagai ibu.

"Alfamidi yakin, ruang laktasi ini bukan sekadar ruang, tetapi simbol komitmen perusahaan mendukung ibu pekerja memberikan ASI terbaik bagi tumbuh kembang buah hati," kata Christiana dalam keterangan resminya.

Dukungan ini sangat krusial. Riset menunjukkan bahwa ibu yang mendapat dukungan dari tempat kerja cenderung lebih berhasil menjalankan program ASI eksklusif. Dengan adanya ruang laktasi, ibu tidak perlu khawatir ASI-nya macet atau harus berhenti menyusui lebih dini karena tuntutan pekerjaan.

Kantor Cabang yang Sudah Siap

Alfamidi tidak hanya menyediakan fasilitas ini di kantor pusat. Mereka juga memastikan para ibu pekerja di berbagai wilayah Indonesia mendapatkan hak yang sama. Ruang laktasi tersebut kini tersedia di 10 kantor cabang, yaitu Medan, Bitung, Bekasi, Boyolali, Pasuruan, Samarinda, Makassar, Manado, Kendari, dan Palu.

Langkah ini mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang ketenagakerjaan. Artinya, penyediaan fasilitas menyusui ini bukan hanya inisiatif sukarela, tetapi juga pemenuhan hak-hak dasar pekerja perempuan yang diatur oleh negara.

Kata Mereka yang Merasakan Manfaatnya

Ayu Wulan, seorang ibu pekerja di Alfamidi Cabang Bitung, telah merasakan langsung dampak positif fasilitas ini sejak pertengahan Agustus 2025. Menurutnya, ruang laktasi membuat dirinya merasa nyaman dan tenang saat harus meninggalkan bayinya di rumah.

"Hadirnya ruang laktasi membuat saya nyaman dan tenang serta bisa memberikan nutrisi terbaik untuk anak. Fasilitas ini sangat mendukung para ibu pejuang ASI," ucap Ayu dengan penuh syukur.

Pengalaman Ayu menjadi bukti bahwa investasi perusahaan pada fasilitas ini memberikan dampak besar. Bukan hanya untuk kesehatan bayi, tetapi juga untuk kesehatan mental ibu dan meningkatnya loyalitas karyawan. Semoga semakin banyak perusahaan di Indonesia yang meniru langkah baik ini demi masa depan generasi penerus bangsa.

Follow www.kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks