KALIMANTAN TENGAH — Rilisan terbaru Tom Holland memang bikin antusiasme naik, tapi jujur saja: tidak semua film di luar MCU yang dibintangi aktor 28 tahun ini layak ditonton. Uncharted (2022) adalah contoh nyata adaptasi game yang gagal menangkap esensi sumbernya. Namun di antara kegagalan itu, ada beberapa judul yang justru menunjukkan kemampuan akting Holland di luar peran superhero. Tiga film di bawah ini adalah rekomendasi terbaik yang bisa langsung kamu streaming.
The Devil All The Time: Thriller Psikologis dengan Deretan Aktor Kelas Atas
Kalau kamu mencari film dengan atmosfer berat dan gelap, The Devil All The Time (2020) di Netflix adalah pilihan paling kuat. Diadaptasi dari novel Southern Gothic karya Donald Ray Pollock, film ini mengambil latar Ohio dan West Virginia pasca-Perang Dunia II. Holland berperan sebagai Arvin Russell, anak yatim yang tumbuh di tengah lingkungan penuh pendeta korup, kriminal kejam, dan kekerasan yang seolah tak bisa dihindari.
Yang menarik dari film ini justru di luar plot utamanya. Holland beradu akting dengan Sebastian Stan (Bucky Barnes di MCU), Bill Skarsgård, dan Robert Pattinson — yang juga akan kembali satu layar dengannya di film The Odyssey. Sayangnya, film ini bukan tontonan ringan. Kisahnya berlapis dan butuh fokus ekstra, dengan tempo yang sengaja dibuat lambat di beberapa bagian. Buat yang baru pertama kali menonton film bergenre Southern Gothic, ini bisa terasa membingungkan di 30 menit pertama.
Chaos Walking: Konsep Sci-Fi Unik yang Sayangnya Terjebak Formula Aksi
Berbeda dari dua judul lainnya, Chaos Walking (2021) bisa ditonton gratis di YouTube. Premisnya menarik: di planet koloni yang seluruh wanitanya dikabarkan mati, setiap pikiran pria terlihat dan terdengar sebagai gambar berwarna yang disebut "noise". Holland berperan sebagai Todd Hewitt, yang hidupnya berubah ketika Viola (Daisy Ridley) mendarat darurat di planet itu. Karena tidak punya noise, Viola menjadi target — dan Todd harus membantunya kabur dari Mayor Prentiss yang diperankan Mads Mikkelsen.
Konsep "tidak ada privasi berpikir" terasa sangat relevan di era media sosial sekarang, dan itu yang membuat film ini tetap layak tonton. Namun jujur saja, eksekusinya kurang maksimal. Porsi aksinya terlalu dominan, sementara eksplorasi tema sentralnya terasa dangkal. Akibatnya, potensi sci-fi yang seharusnya cerdas malah jatuh ke formula action movie standar. Buat yang sudah membaca novelnya karya Patrick Ness, adaptasi ini pasti mengecewakan.
Onward: Drama Keluarga Pixar yang Justru Menyentuh Lebih Dalam Saat Ditonton Ulang
Berbeda dari dua film sebelumnya, Onward (2020) yang tayang di Disney+ adalah pilihan tepat kalau kamu butuh tontonan keluarga. Film ini membayangkan dunia makhluk mitos yang hidup modern dan biasa — peri pakai mobil, unicorn jadi pemulung sampah. Holland mengisi suara Ian Lightfoot, elf remaja pemalu yang mendapat tongkat sihir dan mantra dari almarhum ayahnya sebagai hadiah ulang tahun. Masalahnya, mantra itu gagal total: sang ayah hanya berhasil dipanggil kembali dari pinggang ke bawah.
Bersama kakaknya yang ceroboh, Barley (Chris Pratt), Ian berpetualang mencari batu permata untuk menyempurnakan mantra sebelum waktu habis. Awalnya film ini terasa biasa saja saat pertama rilis, tapi justru makin menyentuh ketika ditonton ulang. Ending-nya termasuk salah satu yang paling dihormati dalam sejarah Pixar beberapa tahun terakhir. Kelemahannya: di luar momen emosional itu, bagian tengah film terasa standar dan bisa ditebak.
Ketiga film ini punya porsi yang berbeda-beda untuk menunjukkan jangkauan akting Holland. The Devil All The Time untuk yang mau lihat sisi gelapnya, Chaos Walking untuk penggemar sci-fi yang tidak terlalu menuntut, dan Onward untuk malam menonton bareng keluarga. Kalau harus memilih satu yang paling worth waktu kamu, The Devil All The Time adalah yang paling kuat secara keseluruhan — meski bukan tontonan yang nyaman.